• Sabtu, 28 Mei 2022

ITB Kirim Tim Respons Bencana Teliti Erupsi Gunung Semeru

- Selasa, 7 Desember 2021 | 13:52 WIB
Basarnas dan TNI Sisir Lokasi Terdampak Erupsi Semeru. (©2021 AFP/Juni Kriswanto  )
Basarnas dan TNI Sisir Lokasi Terdampak Erupsi Semeru. (©2021 AFP/Juni Kriswanto  )

UmatPost - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengirim tim respons bencana erupsi ITB untuk tujuan riset dan pengabdian penduduk ke Gunung Semeru, Selasa (7/12).
Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB Irwan Meilano mengatakan, tim berikut tak sekedar akan melaksanakan penelitian, namun juga melaksanakan pengabdian kepada penduduk di lebih kurang area Kabupaten Lumajang, pasca letusan Gunung Semeru.

"Kegiatan akan dilakukan pada tanggal 7-10 Desember 2021," ujarnya melalui info tertulis, Selasa (7/12).

Adapun tim berasal dari FITB berikut di antaranya terdiri berasal dari Dr. Ir. Agustinus Bambang Setyadji, M.Si., (peneliti utama), Dr.Eng. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T. (peneliti utama), Arif Susanto, S.T., M.T. (peneliti utama), Dr. Idham Andri Kurniawan, S.T., M.T (peneliti utama) dan Raihan Fajar Adiwijaya, S.T (anggota).

Irwan mengatakan, tim respons bencana erupsi ITB ini akan melaksanakan sebagian kegiatan di lokasi erupsi. Berkaitan bersama topik penelitian, tim akan melihat mekanisme erupsi Semeru 4 Desember.

"Selain itu, juga menganalisis spasio-temporal distribusi thermal berasal dari citra satelit, menganalisis deformasi berasal dari knowledge GNSS, dan menganalisis dinamika atmosfer," ujar Irwan.

Baca Juga: KPK Panggil Istri Alex Noerdin Terkait Kasus di Musi Banyuasin

Untuk kegiatan pengabdian penduduk akan dilakukan penyerahan perlindungan empat unit sistem penjernih air, melaksanakan rapid mapping lokasi terdampak, pembuatan sistem informasi web-based, dan melaksanakan assessment komponen manajemen risiko bencana.

Seperti diketahui, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/12). Erupsi berikut memuntahkan material abu vulkanik.

Abu vulkanik berikut harus diwaspadai dikarenakan sanggup berbahaya bagi pernapasan. Ketika menyelamatkan diri berasal dari letusan gunung api, penduduk seringkali abai manfaatkan masker.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waktu Tepat Ganti Oli Mobil dan Tandanya

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:35 WIB

Kominfo Blokir Akun yang Sebar Konten Siskaeee

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:22 WIB

Cara Memindahkan Stiker Telegram ke WhatsApp

Selasa, 7 Desember 2021 | 13:04 WIB

8 Asteroid yang Mendekat dan Ancam Bumi Sepanjang 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 12:55 WIB

Layanan XL Terganggu Imbas Erupsi Gunung Semeru

Senin, 6 Desember 2021 | 17:33 WIB

Apple Disebut Rilis iPhone SE 3 5G Awal 2022

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:58 WIB

Astronom Temukan Dua Black Hole 'Ganas' Berdekatan

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:05 WIB

Bos Fintech dan Krypto di Meta Mengundurkan Diri

Rabu, 1 Desember 2021 | 11:04 WIB

Nissan Kucurkan Rp253 Triliun untuk Garap Mobil Listrik

Selasa, 30 November 2021 | 14:55 WIB

Mobil Listrik Selo Era Dahlan Iskan Bakal Ganti Kemasan

Selasa, 30 November 2021 | 11:37 WIB

India Targetkan Pengembangan 6G untuk Tahun 2023

Kamis, 25 November 2021 | 12:50 WIB
X