• Sabtu, 28 Mei 2022

Ridwan Kamil Bakal Masuk Partai, Siap Diusung di Pilpres 2024

- Jumat, 3 Desember 2021 | 09:16 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Monumen Covid 19 (Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Monumen Covid 19 (Humas Pemprov Jabar)

UmatPost - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan akan masuk partai politik pada tahun depan. Pria yang karib disapa Emil itu mengaku siap jika nanti diusung didalam kontestasi penentuan presiden (Pilpres) 2024.
"Kalau ada partai, yang terasa butuh tokoh yang elektabilitasnya lumayan, bisa saja sosok saya akan dihitung ya, saya bismillah. Makanya saya udah putuskan th. depan saya akan masuk parpol," kata Emil didalam acara Fisipol Leadership Forum: Road to 2024 yang diadakan UGM, di Sleman, Kamis (2/12).

Emil menyebut punyai dua pilihan pada 2024 mendatang. Pertama maju kembali didalam penentuan gubernur (Pilgub) Jabar, ke-2 turut didalam Pilpres 2024. Ia mengetahui ada tiga persyaratan yang kudu terpenuhi sebelum akan sanggup bertarung di level nasional.

"Satu elektabilitas dan kesukaan, dua ada logistik, mahal kan, triliunan untuk jadi presiden. Saya dengar tuh Rp8 triliun, duit dari mana Rp8 triliun, aduh. Yang ketiga, adalah partai yang mengusung, gara-gara proses demokrasinya layaknya itu," ujarnya.

Mantan wali kota Bandung itu mengklaim punyai elektabilitas dan pengalaman memimpin sebuah daerah didalam 10 th. terakhir. Modal ini, kata Emil, yang akan konsisten dirinya maksimalkan didalam lebih dari satu th. ke depan.

"Nah jadi jika ternyata jika nomer satunya (elektabilitas dan kesukaan) baik, tiba-tiba saya diberi (syarat) nomer tiga, diusung partai untuk kepemimpinan nasional, ya saya tidak akan menolak. Kira-kira begitu," ujar Emil.

Baca Juga: KPU Yakin Pemilu Jatuh 21 Februari 2024, Uji Coba Satu Surat Suara

Namun, Emil belum mengetahui akan berlabuh di partai mana. Ia mengaku akan masuk ke partai yang berasaskan Pancasila. Beraliran tengah dan merangkul golongan kiri maupun kanan. Email tak masalah sama sekali dirinya diakui abu-abu.

"Jadi jika ternyata tidak ada partai yang mengusung, yang paling realistis didalam menu politik saya adalah melanjutkan gubernur jilid dua," katanya.

Survei Tak Mencerminkan Hasil Akhir
Lebih lanjut, Emil mengataktan survei elektabilitas bukan cerminan hasil akhir pada tiap-tiap politik elektoral lima tahunan. Menurut Emil, survei cuma menyatakan persepsi penduduk hari ini.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anggaran TGUPP Anies Dipangkas Jadi Rp12,5 Miliar

Kamis, 25 November 2021 | 09:19 WIB
X