• Sabtu, 28 Mei 2022

Warga Maluku Tengah Diberondong Tembakan Peluru Karet Polisi

- Rabu, 8 Desember 2021 | 11:41 WIB
Kapolres Maluku bantah kabar penembakan warga di Desa Tamilouw (Foto/ Instagram - @andreli_48)
Kapolres Maluku bantah kabar penembakan warga di Desa Tamilouw (Foto/ Instagram - @andreli_48)

UmatPost - Aparat kepolisian berkunjung ke Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (7/12) subuh. Polisi bersenjata lengkap telah tiba di desa berikut kurang lebih pukul 05.20 WIT.
Mereka melacak pelaku perusakan tanaman warga Dusun Rohua dan pembakaran Kantor Desa Tamilouw pada November lalu. Satu Barakuda membentang di sedang jalan, enam truk perintis, dan puluhan kendaraan membawa senjata laras panjang.

Beberapa anggota polisi mengeluarkan tembakan ke hawa sementara menyisir permukiman penduduk di Dusun Ampera sampai Desa Tamilouw. Warga pun panik dan ketakutan. Anak-anak menangis dan berteriak sementara mendengar tembakan itu.


Masyarakat pun coba mengadang aparat kepolisian tersebut. Mereka menghambat kepolisian merusak rumah-rumah penduduk di Dusun Ampera sampai ke pusat Desa Tamilouw.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Mohamad Roem Ohoirat menyebutkan penangkapan pelaku perusakan tanaman warga Dusun Rohua dan pembakaran Kantor Desa Tamilouw, dipimpin langsung Kapolres Maluku Tengah AKBP Rositah Umasugy.

Baca Juga: 2 Korban Erupsi Semeru Ditemukan Terjebak di Truk Pasir

Ohoirat menuding warga Desa Tamilouw mengadang rombongan Polres Maluku Tengah. Menurutnya, warga sesudah itu menyerang aparat agar tujuh anggota polisi mengalami luka-luka.

Selain itu, kata Ohoriat, warga termasuk sempat merusak empat kendaraan polisi. Ia menyebut polisi sesudah itu mengeluarkan tembakan gas air mata tapi warga selamanya berusaha merampas senjata polisi.

"Ada tujuh anggota luka-luka dan empat mobil polisi dirusak massa. Alhamdullah senjata tak tersedia yang hilang, meski sempat tarik menarik senjata api," kata Ohoirat di Ambon, Selasa (7/12).

Ohoirat berkata polisi terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah warga yang melawan. Ia menyebut kepolisian menggunakan peluru karet. Menurutnya, lebih dari satu warga mengalami luka, tapi belum diketahui kuantitas pastinya.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran di Tambora Jakbar, Satu Keluarga Tewas

Rabu, 8 Desember 2021 | 11:24 WIB

Warga Lumajang Hampiri Jokowi: Ibu Saya Meninggal, Pak

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:06 WIB

Update Erupsi Semeru: 22 Orang Meninggal Dunia

Senin, 6 Desember 2021 | 19:54 WIB

LTMPT Rilis Jadwal dan Persyaratan SNMPTN 2022

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:42 WIB
X