Universitas Brawijaya Ungkap Novia Widyasari Pernah Laporkan Pelecehan

- Senin, 6 Desember 2021 | 16:11 WIB
Universitas Brawijaya Kembangkan Sistem Digital Sertifikasi Halal UMKM (Tangkapan layar YouTube.com/@Universitas Brawijaya)
Universitas Brawijaya Kembangkan Sistem Digital Sertifikasi Halal UMKM (Tangkapan layar YouTube.com/@Universitas Brawijaya)

UmatPost - Universitas Brawijaya (UB) Malang. Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa Novia Widyasari, korban bunuh diri yang ditemukan dekat pusaran sang ayah, pernah melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual ke pihak kampus.
Novia yang saat itu berstatus sebagai mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB ini melaporkan kasus pelecehan seksual pada Januari 2020. Terduga pelakunya adalah NWR, kakak tingkat korban di UB. Kasus sendiri disebut berjalan pada 2017.

"Pada Januari 2020, NWR melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya kepada fungsionaris FIB UB, di mana pelakunya merupakan kakak tingkat yang terhitung merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris bersama dengan inisial RAW," kata Dekan FIB UB, Agus Suman, Senin (6/12).

Agus mengatakan, usai terima laporan Novia, FIB UB kemudian lakukan tindak lanjut bersama dengan membentuk komisi etik. Pemeriksaan pada RAW pun dilakukan. Hasilnya pelaku dinyatakan terbukti bersalah.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, RAW terbukti bersalah dan pihak UB menambahkan sanksi serta pembinaan kepada RAW. Serta, pendampingan terhitung diberikan kepada NWR bersama dengan dukungan konsekinf sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Agus terhitung menyebut, saat itu, pihak FIB terhitung amat memelihara kerahasiaan identitas NWR, supaya proses akademik korban selamanya berjalan bersama dengan baik.

Baca Juga: Banjir Rob Rendam 15 RT di Jakarta hingga Setinggi 50 Sentimeter

Kini pihak UB mengungkapkan kasus ini lantaran menanggapi isu yang beredar di tempat sosial, di mana pihak universitas disebut mendiamkan kasus itu. Agus menegaskan pihak UB telah lakukan sejumlah tindakan.

"Tidak pernah kita mendiamkan atau membiarkan, kita pastikan itu tidak benar. Pasti dapat kamu tindak lanjuti. Karena itu anak kami," ujar dia.

Agus menambahkan bahwa kasus pelecehan seksual yang dialami oleh Novia pada 2017 tersebut telah selesai ditangani. Ia menyebut kasus itu, tak tersedia hubungannya bersama dengan kasus melibatkan bagian kepolisian Bripda Randy Agus, yang berjalan belakangan ini.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran di Tambora Jakbar, Satu Keluarga Tewas

Rabu, 8 Desember 2021 | 11:24 WIB

Warga Lumajang Hampiri Jokowi: Ibu Saya Meninggal, Pak

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:06 WIB

Update Erupsi Semeru: 22 Orang Meninggal Dunia

Senin, 6 Desember 2021 | 19:54 WIB

LTMPT Rilis Jadwal dan Persyaratan SNMPTN 2022

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:42 WIB
X