Stella Konsumen Klinik Kecantikan Dijerat UU ITE Sidang Vonis Hari Ini

- Kamis, 2 Desember 2021 | 11:56 WIB
Stella Monica yang ingin cantik tapi gagal, malah kini terancam di penjara, karena klinik kecantikan laporkan dia dengan kasus pencemaran nama baik  (dok, TIMES Indonesia)
Stella Monica yang ingin cantik tapi gagal, malah kini terancam di penjara, karena klinik kecantikan laporkan dia dengan kasus pencemaran nama baik (dok, TIMES Indonesia)

UmatPost - Warga Surabaya, Jawa Timur, Stella Monica, yang dipidanakan klinik kecantikan L'Viors bersama jeratan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), bakal hadapi sidang vonis, di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (2/12) hari ini. Stella meminta dalam sidang hari ini, majelis hakim memberinya vonis bebas.
Stella mengaku telah mempersiapkan mental dan hatinya jelang merintis sidang putusan. Ia meminta hakim berpihak pada hati nurani dan rasa kemanusiaan.

"Saya mempersiapkan mental dan hati saya. Saya cuma meminta hakim punya hati nurani dan rasa kemanusiaan," kata Stella, Rabu (2/12).

Stella juga meminta hakim berlaku bijak dalam mengambil segala keputusan. Sebab ia yakin, dalam perkara ini dia adalah korban kriminalisasi.

"Semoga hakim punya hati nurani. Bagaimana rasanya jikalau jika anak mereka, dikriminalisasi seperti saya, bayangkan perasaan orang tua saya," ucapnya.

Ia meminta hakim beri tambahan vonis tidak bersalah dan bebas murni. Karena, kata dia, fakta persidangan telah memperlihatkan demikian.

Baca Juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Stella yakin apa yang ia sampaikan di tempat sosialnya adalah wujud curahan hati seorang konsumen yang kecewa bersama sarana L'Viors. Hal itu juga ia lakukan, sesudah beberapa kali komplain secara langsung.

"Harapan aku hakim membiarkan saya. Karena aku tidak bersalah. Saya itu konsumen yang mencurahkan hati di Instagram privat aku dan itu [private] terkunci," ujar Stella.

Ia juga percaya bahwa standing dirinya tetap sebagai konsumen L'Viors waktu melaksanakan komplain. Dan ia terasa berhak dilindungi oleh Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X