Kapolri Minta Anak Buah Waspada KKB hingga Terorisme Selama Nataru

- Kamis, 25 November 2021 | 09:42 WIB
Kapolri Sigit (Pikiranrakyat)
Kapolri Sigit (Pikiranrakyat)

UmatPost - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti semua jajaran kepolisian supaya mulai memetakan potensi kerawanan masalah keamanan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ia mengutamakan lebih dari satu perihal yang mesti untuk dipersiapkan ialah seperti masalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, aksi unjuk rasa, hingga terorisme.

"Seluruh Kasatker dan Kasatwil sudah mesti mulai memetakan potensi kerawanan dan menyiapkan rancangan pengamanan serta beberapa langkah antisipasi," kata Listyo saat menggelar video conference (Vicon) dengan semua jajaran, Rabu (24/11).

Jenderal bintang empat itu menyebutkan bahwa suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga saat ini relatif kondusif. Namun, kata dia, terdapat sejumlah agenda akhir th. yang berpotensi jadi masalah andaikan tak dikelola dengan baik.

Listyo juga mendorong jajarannya bergerak cepat untuk memitigasi bencana alam di akhir tahun.

Baca Juga: Sudah Tiga Jurnalis Dipenjara di Era Jokowi-Ma'ruf Pakai Jerat UU ITE

Selain itu Listyo mengingatkan bahwa pengamanan dan pengendalian Covid-19 jelang libur Nataru mesti jadi perhatian.

Listyo menyinggung keputusan pemerintah menerapkan PPKM Level 3 di semua lokasi Indonesia selama libur berikut untuk mengantisipasi perkembangan angka masalah Covid. Ia meminta supaya pengamatan dikerjakan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) diterapkan sebelum Operasi Lilin 2021.

"Melakukan sosialisasi pembatasan PPKM level 3 pada saat Nataru supaya masyarakat bisa menyiapkan diri berasal dari jauh hari. Memasang banner, spanduk, baliho yang berisi imbauan kepada pemudik berkenaan prokes, kewajiban isoman dan standar isoman yang baik," ucap dia.

Mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini meminta supaya jajarannya menguatkan posko PPKM Mikro di daerah-daerah untuk bisa mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X