• Sabtu, 28 Mei 2022

Bertemu Menteri Malaysia, Menaker Ida Nego Skema Penempatan TKI

- Rabu, 8 Desember 2021 | 12:22 WIB
Menaker Ida Fauziyah //Dok Kemnaker
Menaker Ida Fauziyah //Dok Kemnaker

UmatPost - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah bersua bersama dengan Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Datuk Seri M Saravanan untuk mengulas negosiasi nota kesepahaman penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.
Ida menyatakan ke dua belah pihak wajib mempercepat penyelesaian draf penempatan TKI di Malaysia melalui skema One Channel System yang merupakan integrasi dari aplikasi online Siapkerja milik Kemnaker.

"Penerapan One Channel System bakal memudahkan ke dua negara untuk lakukan pengawasan dan mengurangi biaya perekrutan dan penempatan PMI (TKI) ke Malaysia. Pertemuan tadi juga disepakati untuk tidak menggunakan Aplikasi System Maid Online (SMO)," ujar Ida didalam keterangan yang diterima, Selasa (7/12).

Menurutnya, penempatan TKI ke Malaysia melalui skema satu kanal selanjutnya cocok bersama dengan kesepakatan ke dua pemimpin negara. Ida berharap komitmen Malaysia untuk menghapus mekanisme perekrutan direct hiring atau perpanjangan kontrak tanpa melalui agensi seperti Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Baca Juga: Biden Peringatkan Putin soal Konflik Rusia vs Ukraina

"Karena direct hiring sanggup berpotensi eksploitasi PMI sektor domestik dan munculnya masalah dan konflik antara PMI dan majikan," katanya.

Untuk menjauhi perdagangan manusia, pemerintah Indonesia menolong Malaysia untuk lakukan perbaikan pada sistem pemberian dan kesejahteraan TKI.

Ia pun menyatakan Malaysia sanggup pertimbangkan usul Indonesia untuk membatasi satu TKI bekerja di satu tempat tinggal tangga bersama dengan usulan jumlah gaji di muka.

"Sesuai wejangan Presiden Joko Widodo, Pemerintah Indonesia bakal menyelesaikan terutama dahulu MoU Penempatan dan Perlindungan Pekerja Domestik sebelum akan mengakses penempatan PMI ke Malaysia," kata Ida Fauziyah.

Saravanan menegaskan pihaknya bakal mendiskusikan sekaligus menyelesaikan draf Nota Kesepahaman Penempatan dan Perlindungan Pekerja Domestik beserta lampirannya.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru

Selasa, 7 Desember 2021 | 11:57 WIB

Melirik Sederet Perumahan Baru di Jabodetabek

Selasa, 7 Desember 2021 | 11:52 WIB

Mayoritas Aset Kripto Hijau, Dogecoin Lompat 5,14 Persen

Selasa, 30 November 2021 | 10:59 WIB

Cara Ganti Kartu ATM BCA Berbasis Chip

Selasa, 30 November 2021 | 10:53 WIB
X