Nadiem Akan Hapus 3 Dosa Sistem Pendidikan Nasional Melalui Merdeka Belajar

- Kamis, 23 September 2021 | 09:53 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim (Kabar Fajar/Instagram/@kemdikbud.ri)
Mendikbud Nadiem Makarim (Kabar Fajar/Instagram/@kemdikbud.ri)

UmatPost - Ada 3 "dosa" yang selama ini menyelimuti sistem pendidikan nasional. Yaitu intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Tiga dosa inilah yang akan coba dihapuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.

"Jadi biar diperjelas saja posisinya Kemendikbudristek dan pemerintah pusat terhadap tiga dosa ini. Ini adalah tiga hal yang akan kita basmi dari sistem pendidikan kita," kata Nadiem dalam acar peluncuran buku Penguatan Moderasi Beragama secara virtual di Jakarta, Rabu (22/9).

Upaya penghapusan intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual ini akan dilakukan melalui program Merdeka Belajar. Di mana salah satunya adalah mengarusutamakan pendidikan karakter.

Baca Juga: Sindir Jokowi, PKS: Bagi Sembako Diurusin, Novel cs Dipecat Dibiarin

Untuk menuju tujuan tersebut, Kemendikbudristek bahkan sampai mengubah sistem pemetaan mutu pendidikan nasional untuk bisa mengukur nilai-nilai Pancasila. Jika dahulu pemetaan mutu pendidikan lewat Ujian Nasional (UN) saat ini diubah lewat Asesmen Nasional (AN).

"Lebih penting lagi bahkan ada survei karakter dan ada survei lingkungan belajar. Dari survei-survei ini, kita melihat, mengakses nilai-nilai Pancasila yang ada yaitu nilai kebinekaan, toleransi, keamanan dalam lingkungan sekolah. Dan dari situlah kita akan mengukur peta mutu pendidikan di Indonesia tidak hanya berbasis pada kemajuan kognitif," jelas Nadiem.

Saat ini, bersama Kementerian Agama, Nadiem mengaku tengah merancang materi terkait dengan moderasi beragama untuk disisipkan dalam kurikulum program Sekolah Penggerak.

Baca Juga: Asal-usul Napoleon Bonaparte: Jenderal Ganteng, Pernah jadi Bintang Utama Sinetron

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: Rmol.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X