• Sabtu, 28 Mei 2022

Pengamat: Arab Saudi Bisa Ikut UEA Ganti Libur Akhir Pekan

- Rabu, 8 Desember 2021 | 12:00 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohamed bin Salman. (Antara Foto)
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohamed bin Salman. (Antara Foto)

UmatPost - Pengamat mengungkapkan Arab Saudi dapat menyusul Uni Emirat Arab (UEA) untuk membuat perubahan libur akhir pekan negara itu dari Jumat-Sabtu, jadi Sabtu-Minggu.
Profesor Kajian Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi menilai kemungkinan itu terbuka lebar.

"Ini kan karena mengenai bersama dengan program pemerintah, di Arab Saudi ada visi 2030. Bagaimana Arab Saudi tidak kembali secara ekonomi bergantung bersama dengan minyak, tetapi melakukan semacam diversifikasi di sektor lain, juga juga mengakibatkan banyak investor ke didalam Saudi dan mengakses tempat-tempat wisata baru," kata Yon saat diwawancara, Rabu (8/12).

Selain itu, Yon memberikan bahwa melakukan pergantian sumber ekonomi tadi, hari kerja internasional dapat jadi keliru satu aspek yang diperhatikan. Arab Saudi wajib berkenan sesuaikan diri bersama dengan dunia luar, mengingat sasaran investasi dan pelaku wisata tak hanya berasal dari Timur Tengah, tetapi juga negara Eropa dan Amerika Serikat.

"Penyesuaian terhadap hari libur itu menurut saya, berpotensi untuk disamakan karena nanti saat banyak negara berinteraksi bersama dengan Saudi, yang itu berbeda hari liburnya, itu pasti dapat jadi kendala," mengetahui Yon lagi.

Baca Juga: Hakim PN Jaktim Kabulkan Munarman Dihadirkan di Ruang Sidang

Potensi kendala akibat perbedaan hari libur tadi dapat diselesaikan bersama dengan membuat perubahan hari libur jadi secara internasional, yakni terhadap Sabtu-Minggu.

Yon juga menilai tak hanya Arab Saudi, negara Timur Tengah lain coba terbuka bersama dengan negara Barat dapat terjadi ke arah yang mirip bersama dengan UEA.

Sebelumnya, UEA menginformasikan dapat membuat perubahan libur akhir pekan mereka dari yang tadinya Jumat-Sabtu, jadi Sabtu-Minggu. Perubahan ini dikerjakan untuk ikuti jadwal kegiatan masyarakat internasional.

Mengutip dari AP, penerapan kebijakan yang baru ini jadi berlaku per Januari 2022. Kebijakan ini membuat UEA dapat jadi segelintir dari negara-negara di Timur Tengah yang mempunyai libur akhir pekan terhadap Sabtu-Minggu.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengungsi Rohingya Gugat Facebook Rp2.165 Triliun

Selasa, 7 Desember 2021 | 11:32 WIB

Putin Desak WHO Segera Izinkan Vaksin Sputnik

Senin, 6 Desember 2021 | 16:39 WIB
X