Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara, Putusan Perdana sejak Kudeta

- Senin, 6 Desember 2021 | 16:44 WIB
Aung San Suu Kyi Tokoh Pemimpin Myanmar Yang Divonis Empat Tahun Penjara (Claude TRUONG-NGOC/wikipedia)
Aung San Suu Kyi Tokoh Pemimpin Myanmar Yang Divonis Empat Tahun Penjara (Claude TRUONG-NGOC/wikipedia)

UmatPost - Aung San Suu Kyi dan mantan presiden Myanmar yang dikudeta militer, Win Myint, dijatuhi hukuman penjara empat th. atas dakwaan penghasutan dan pelanggaran ketetapan Covid-19.
Juru berbicara junta militer Myanmar, Zaw Min Tun, menyatakan kepada AFP bahwa pengadilan menjatuhkan hukuman itu dalam sidang putusan pada hari ini, Senin (6/12).

"[Suu Kyi] dijatuhi hukuman dua th. penjara di bawah Pasal 505(b) dan dua th. penjara berdasarkan Undang-Undang Bencana Alam," ujar Min Tun.

Min Tun lantas menyatakan bahwa Win Myint termasuk dijatuhi vonis empat th. penjara atas tuduhan yang sama dengan Suu Kyi. Meski demikian, Zaw Min Tun meyakinkan bahwa kedua tokoh berikut belum bakal dibawa ke penjara.

"Mereka tetap bakal hadapi dakwaan lain berasal dari daerah di mana mereka berada sekarang," ucap Zaw Min Tun.

Baca Juga: Putin Desak WHO Segera Izinkan Vaksin Sputnik

Min Tun tunjukkan bahwa Suu Kyi dan Win Myint kala ini berada di Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw. Namun, ia tak mengungkap wilayah kedua orang itu lebih lanjut.

Junta sudah menghindar Suu Kyi dan Win Myint sejak militer melancarkan kudeta pada 1 Februari lalu. Sejak kala itu, junta menjatuhkan sederet dakwaan pada Suu Kyi, termasuk terkait pelanggaran UU Rahasia Negara, korupsi, hingga kecurangan dalam pemilu.

Jika terbukti bersalah atas semua tuduhan yang dilayangkan padanya, peraih Nobel perdamaian itu terancam hukuman penjara puluhan tahun.

Persidangan Suu Kyi sendiri amat tertutup. Dalam sidang vonis kali ini pun, jurnalis tak dapat meliput. Pengacara Suu Kyi termasuk dilarang berbicara kepada media.

Halaman:

Editor: Wahidin Noer Indra

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengungsi Rohingya Gugat Facebook Rp2.165 Triliun

Selasa, 7 Desember 2021 | 11:32 WIB

Putin Desak WHO Segera Izinkan Vaksin Sputnik

Senin, 6 Desember 2021 | 16:39 WIB
X